- Artikel
- Detail Artikel
Detail Artikel

- Bencana
- 31 January 2026
PMI Sumut Hadirkan Senyum dan Edukasi bagi Siswa Terdampak Bencana di Tapanuli Tengah
TAPANULI TENGAH – Pasca bencana tanah longsor dan banjir yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat memberikan pelayanan pemulihan bagi warga terdampak. Fokus kali ini tertuju pada regenerasi bangsa melalui kegiatan pelayanan di SDN 155678 Hutanabolon II Kecamatan Tukka yang dilaksanakan pada sabtu (31/1).
Kegiatan yang berlangsung meriah ini mengintegrasikan tiga aspek penting dalam pemulihan pasca-bencana: Promosi Kesehatan (Promkes), Promosi Kebersihan, serta Dukungan Psikososial (Psychosocial Support).
Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar bantuan satu arah, melainkan wujud kolaborasi nyata. PMI Sumut bersinergi dengan PMI Kabupaten Lampung Tengah dan para mahasiswa dari STIKes Nauli Husada untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan perhatian maksimal.
Koordinator Lapangan, Ade Yudiansyah, MH, menjelaskan bahwa pemilihan jenis bantuan pada hasil assesmen di lapangan berdasarkan kebutuhan.
"Kami tidak hanya membawa keceriaan, tapi juga perlengkapan penunjang. Selain bermain, kami memberikan bingkisan berupa buku, alat tulis, serta paket kebersihan diri seperti sabun, sikat gigi, dan odol," ujar Ade.
Tujuan utamanya adalah memacu kembali semangat belajar anak-anak sekaligus meminimalisir trauma psikologis akibat bencana yang mereka alami.
Kembalinya Keceriaan di Ruang Kelas
Meskipun kondisi bangunan sekolah masih dalam pemulihan, semangat para siswa tidak surut. Nining, salah seorang guru di SDN 155678 Hutanabolon II, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran relawan PMI.
"Sekolah kami terdampak, meski syukurnya tidak terlalu parah. Tapi mental anak-anak yang paling penting. Dengan kegiatan ini, mereka bisa bermain, bernyanyi, dan mewarnai lagi. Kami para guru sangat bahagia melihat anak-anak kembali ceria," ungkap Nining dengan haru.
Melalui edukasi kebersihan yang dikemas secara interaktif, anak-anak diajarkan untuk tetap menjaga pola hidup sehat meski berada di situasi darurat. Harapannya, kegiatan ini menjadi pemantik agar aktivitas belajar mengajar di Tapanuli Tengah dapat kembali pulih sepenuhnya
Cari Artikel
Populer

Membangun Generasi Muda Tanggap Perubaha...
18 June 2025MUSYAWARAH KERJA PROVINSI PMI SUMUT TAHU...
16 August 2025
GEBRAKAN MEDIA DIGITAL GUNA PEDULI LINGK...
05 June 2025

